Selasa, 14 Agustus 2012 , 12:49:00
 
JAKARTA - Masyarakat yang ingin melakukan transaksi perbankan pada libur Idul Fitri 1433 Hijriah tidak perlu khawatir. Sebab, sejumlah bank besar menyatakan akan tetap beroperasi pada 18-22 Agustus. Hanya pada 19 Agustus (Minggu) bank tutup.
"Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada para nasabah karena justru pada Lebaran banyak terjadi transaksi perbankan," ujar Corporate Secretary PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Muhammad Ali saat dihubungi, kemarin. Hanya, jam operasional perbankan tidak seperti hari-hari biasa di luar liburan Idul Fitri.
Ali menjelaskan, selama libur Lebaran, BRI akan membuka layanan terbatas pada 237 unit kerja operasional (UKO) dengan jam kerja mulai pukul 08:00-14:00.
Itu masih ditambah layanan akhir pekan (weekend banking) BRI di 91 UKO pada 18 Agustus. "Jadi, secara otomatis, meskipun libur kami tetap memberikan pelayanan hingga Sabtu, tanggal 18," tuturnya.
Beberapa transaksi yang masih dilayani, antara lain, setoran, penarikan rekening simpanan, pembukaan rekening simpanan, serta penerimaan dan penanganan pengaduan nasabah. Selain itu, bank peraih laba terbesar di Indonesia tersebut melayani transaksi untuk perusahaanperusahaan vital.
"Misalnya, penyediaan uang receh bagi kapal ASDP (angkutan sungai, danau, dan pulau), PT Angkasa Pura, serta Pertamina," terangnya.
Seperti BRI, PT Bank Mandiri Tbk tetap membuka sebagian kantor cabang yang tersebar di 32 provinsi pada hari libur Idul Fitri mendatang. Pada 18 Agustus Bank Mandiri mengoperasikan 132 cabang, 123 cabang pada 20 Agustus, 48 cabang pada 21 Agustus, dan 122 cabang pada 22 Agustus.
"Jumlah cabang yang buka sudah dibagi-bagi dengan sistem piket," terang Direktur Bank Mandiri Sunarso, kemarin.
Kantor cabang yang buka tersebut akan melengkapi jaringan e-channel Bank Mandiri yang diharapkan dapat beroperasi 24 jam dalam sehari dan tujuh hari dalam seminggu dengan tingkat operasi hampir 100 persen.
"Kami akan terus melakukan pengisian uang pada anjungan tunai mandiri (ATM) yang berjumlah 10.361 unit. Kami berharap, ATM tersebut dapat beroperasi dengan tingkat availability mendekati 100 persen," tutur Sunarso.
Sementara itu, PT Bank Negara Indonesia Tbk akan membuka 200 cabang pada 18-22 Agustus mendatang. Khusus untuk 18 Agustus, operasi akan ditambah dengan weekend banking di 23 kantor.
BNI tetap melayani transaksi penerimaan dan penyetoran rupiah, transfer antar rekening BNI, dan penerimaan setoran Pertamina.
"Kami berkomitmen untuk melayani nasabah," jelasnya.(wir/c12/kim)
|