Minggu, 19 Mei 2013
 
<
  • Loading
Selamat Datang di Website Harian Pagi Radar Bogor, Waspadalah Terhadap Penipuan, Radar Bogor tidak memiliki wartawan untuk Radar Bogor Online
RADAR BOGOR | Pasca Lebaran, Pembangunan Konstruksi BORR
   
Jum'at, 03 Agustus 2012 , 10:09:00
 
LANCAR: Suasana lalu lintas di perempatan underpass Sholeh Iskandar dan Tol BORR.
BOGOR – Proyek tol Bogor Outer Ring Road (BORR) sesi IIA Kedunghalang- Kedung badak sebentar lagi akan dimulai. Meski negosiasi pembe ba san tanah masih terus berja lan, hal itu tak akan mengganggu pembangunan.

Proyek yang bakal meng habiskan dana lebih dari Rp350 miliar itu, kini mulai memasuki tahap akhir pengeboran tanah di ruas Jalan Sholeh Iskandar. Jika tak ada kendala, sebelum Lebaran pengeboran rampung untuk dilanjutkan kembali dengan memasang tiang.

Pantauan Radar Bogor kema rin, sedikitnya lima titik lokasi sedang digali pekerja yang berasal dari kontraktor Wika. Sejumlah rambu penanda dipasang untuk memberikan informasi sedang ada pekerjaan bangunan.

Ketua Tim Pengadaan Tanah (TPT) pada Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Bambang Suharto mengatakan, pembangunan BORR sesi IIA diharapkan bisa dilakukan secepatnya. Karena, material bahan bangunan telah tiba sambil menunggu pengeboran selesai dilakukan.

“Pengecekan kontur tanah hampir selesai, dan dalam waktu dekat bisa dimulai pemasangan tiang untuk jalan flyover,” ujarnya.

Bambang menjelaskan, selama pengecekan tanah berlangsung, tidak ditemukan kendala di lapangan karena kontur tanah yang akan digunakan sebagai tiang flyover dalam kondisi kuat. “Sejauh ini masih aman. Kita berharap usai Lebaran pengerjaan pembangunan konstruksi segera dilakukan,” terangnya.

Terpisah, Wakil Ketua Panitia Pembebasan Tanah (P2T) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat menjelaskan, saat ini pembebasan lahan hampir rampung meski sempat terjadi negosiasi alot dengan pemilik tanah. Kendati begitu,  mereka pada dasarnya menyambut baik pembangunan tol BORR sesi IIA.

“Masih ada beberapa yang belum sepakat soal harga tanah. Kita masih musyawarah karena penentuan biaya bukan ditentukan P2T. Tapi, oleh pusat melalui tim appraisal,” jelasnya.

Ade menuturkan, biasa pembebasan lahan sudah ada pada pusat. Tinggal menunggu hasil negosiasi dengan para pemilik tanah yang diharapkan selesai secepatnya.

“Pemkot hanya sebatas memfasilitasi. Kelanjutannya nanti bisa dilakukan oleh pemilik lahan kepada pemerintah pusat melalui TPT secara pribadi,” bebernya. Dijelaskan Asisten Tata Praja Kota Bogor ini, nilai tertinggi pembebasan lahan sudah diketahui pihaknya.

Namun, belum bisa diungkap berapa jumlah nominalnya dengan alasan belum ada keputusan resmi dari TPT.

“Masih rahasia. Yang pasti, tidak lama lagi pembebasan seluruh lahan yang berjumlah 59 bidang tanah segera rampung. Sehingga, pengerjaan BORR tidak terganggu,” pungkasnya.(rur)
 
 
 
 
 
Artikel
Kolom
Kelas MBA Besar dari Mandiri-Ciputra
SAYA terharu panjang pada Minggu lalu di Hongkong. Bahagia. Juga bangga. Dan ikut bergelora. Lebih dari 500 tenaga kerja wanita (TKW) hari itu menyelesaikan pendidikan entrepreneurship tiga jenjang selama 18 minggu. Sebuah pendidikan yang metode dan pelaksanaannya dilakukan oleh Pusat ...
Other
selanjutnya
Female
Terinspirasi Teman, Stock Melimpah
images Air susu ibu (ASI) merupakan makanan terbaik dan terlengkap untuk bayi. Semua orang tua pasca melahirkan berharap ASI akan keluar secepatnya. Tapi, apa jadinya jika ASI yang ...
Other
selanjutnya
 
Telat Mikir Bikin Susah!
images Halo Sobat Xpresi, selamat hari kamis. Kali ini Xpresi ngebahas tentang mereka yang suka telat mikir. Memang berpikir merupakan “pekerjaan” sehari-hari, mulai bangun ...
Other
selanjutnya
 
Nikmatnya Hati Angsa
images Tak ada yang mengalahkan kenikmatan nongkrong sore-sore bareng keluarga sambil mengudap makanan yang dibikin sendiri. Bosan dengan camilan yang itu-itu saja? Berikut ada dua resep ...
Other
selanjutnya
 
 

Home Berita Utama Metropolis Bogor Raya Ekonomi Pendidikan Olah Raga Rubrik Mingguan