LATIHAN: Paskibraka Kota Bogor mulai dikawal personel TNI di Lapangan Sempur, kemarin.
BOGOR - Tiga minggu jelang peringatan HUT ke-65 RI, pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Kota Bogor giat latihan intensif setiap hari di Lapangan Sempur.
Memasuki akhir bulan ini, paskibraka yang berjumlah 36 orang itu mulai latihan formasi gabungan dengan TNI Angkatan Udara (TNI AU) dari Lanud Atang Sendjaja (ATS). Pasukan terbagi dalam tiga bagian, yaitu pasukan 17, delapan dan 45 yang melambangkan tanggal kemerdekaan Indonesia.
Pantauan Radar Bogor kemarin, pasukan 17 yang terdiri dari calon anggota paskibraka (capaska) menjadi pasukan inti di depan pasukan delapan yangmengawal dua pembawa baki bendera pusaka dan duplikatnya. Sementara, pasukan 45 dari TNI AU ikut mengiringi dari belakang.
Koordinator Lapangan (Korlap) Latihan Deni Wijayanto mengatakan, persiapan pasukan mencapai 70 persen. Tinggal memantapkan saja latihan formasi yang berlangsung sejak pertengahan Juli. “Baik materi maupun fisik telah diberikan, tinggal memoles sedikit lagi agar tampil sempurna,” ujarnya kepada Radar Bogor, kemarin.
Selain itu, sambung dia, latihan gabungan dengan TNI AU dilakukan mulai Selasa guna melatih komunikasi dilapangan. “Hal ini dilakukan agar capaska terbiasa dengan gerakan dari TNI,” imbuhnya.
Peringatan HUT ke-65 RI yang bertepatan dengan Ramadan, otomatis akan mengubah jadwal latihan. Bila tahun lalu latihan dimulai pada Juli, kali ini dimajukan Juni untuk mempersiapkan mental dan fisik.
“Jadi, saat memasuki bulan puasa, ibadah capaska tidak terganggu latihan karena mendekati upacara hanya satu hingga dua kali,” tukas Deni. Penanggung Jawab Latihan Rangga menambahkan, tahun lalu, pada H-1 upacara seluruh capaska dikukuhkan menjadi anggota paskibraka. (rur)