Jum'at, 30 Juli 2010 , 11:17:00
 
RUMPIN - Maraknya kasus ledakan tabung gas tiga kilogram ternyata berdampak besar pada masyarakat. Mereka lebih memilih menggunakan bahan bakar alternatif lain, misalnya minyak tanah dan kayu bakar, Seperti di Desa Cidokom, Kecamatan Rumpin. Hampir seluruh warganya beralih dari tabung gas ke kayu bakar. Mereka terpaksa melakukan itu karena takut menjadi korban ledakan tabung gas berikutnya.
“Sudah dua minggu semenjak ramai-ramainya berita ledakan gas, saya pindah ke kayu bakar,” ujar Sarmani (55), warga Kampung Warungbadak II, RT 04/03.
Bahkan, ia baru berani memakai gas jika anaknya pulang dari Tangerang. Terpisah, Kades Cidokom Asep Mulyana membenarkan jika sebagian warganya masih menggunakan kayu bakar.
Menurut dia, selain takut, daya beli dan tingkat perekonomian yang rendah menyulitkan mereka untuk memakai gas elpiji maupun minyak tanah. “Saya berharap, pemerintah kembali menyosialisasikan penggunaan tabung gas elpiji yang aman,” pungkasnya.(bac)
|