Rabu, 08 September 2010
 
Sehubungan dengan libur Idul Fitri, pada tanggal 9 - 13 September 2010 kami tidak meng-update isi berita. Selamat Idul Fitri 1431 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
 
RADAR BOGOR | Pedrosa Taklukkan Sentul Kecil
   
Kamis, 29 Juli 2010 , 12:25:00
 
Pembalap MotoGP asal Spanyol, Dani Pedrosa membagi ilmu kepada para pembalap muda didikan Honda Racing School (HRS) pada acara Meet and Greet, di Sentul Karting Circuit, Bogor, kemarin. Bahkan pembalap tim Repsol Honda itu sempat memberi contoh kepada pembalap usia 13-15 tahun ini dengan mengendarai Honda Blade.

Pada acara itu, Pedrosa didampingi Gemma Roders, Marketing Manager Honda Racing Corporation (HRC). Dia pun langsung mengibarkan bendera start dan melihat aksi anak-anak didik Noboru Ueda itu memacu motornya di lintasan.

“Bagi pembalap muda seusia kalian, yang paling penting adalah menimbulkan dulu passion untuk membalap. Setelah itu, pasti akan muncul kesempatan-kesempatan kalau kalian sudah memiliki itu,” ungkap pria 24 tahun itu kepada 16 anak yang duduk bersila di depannya.

Dani mengatakan, melihat aksi anak-anak itu, dirinya teringat ketika masih seusia mereka. Waktu dia masih mengawali karier di GP 125 cc. Dia mengatakan, disiplin untuk melakukan latihan fisik adalah kunci meningkatkan kemampuan di usia belia.

Menurut dia, di usia belasan tahun itu, setiap pembalap harus melakukan latihan fisik minimal tiga jam sehari. Caranya bisa dengan jogging, mengayuh sepeda maupun berenang.

“Sekarang, saya harus berlatih fisik enam jam sehari. Saya harus selalu prima untuk menghadapi persaingan ketat,” urainya. “Untuk menjadi juara jalannya memang berat dan dituntut banyak pengorbanan,” tambah mantan juara GP 125 cc dan GP 250 cc itu.

Tak hanya berkisah, pembalap yang saat ini berada di urutan kedua klasemen sementara MotoGP musim 2010 itu juga menunjukkan kemampuannya di lintasan balap. Mengendarai Honda Blade yang juga ditunggangi anak-anak itu, Pedrosa melibas sirkuit yang biasanya digunakan untuk ajang balap gokar itu.

Dengan tinggi badan yang hanya 159 cm, dia harus berjinjit menaiki motor yang telah dimodifikasi menjadi underbone itu. Dia pun belum menggeber penuh motornya di lap pertama karena masih melakukan pengenalan dengan sirkuit. Baru pada tiga lap selanjutnya, penunggang motor Honda RC212V di ajang MotoGP itu mulai berani melajukan motornya dengan kencang.

Sandy Martino, salah seorang siswa HRS menyatakan, sangat terkesan bisa melihat aksi dan mendapat arahan-arahan oleh pembalap papan atas itu. “Pedrosa tahu, pada umur kami, pembalap harus lebih banyak memberikan perhatian pada peningkatan fisik,” ucap siswa kelas VIII SMP Ta’Miriyah Surabaya itu.

Sandy yang baru berumur 13 tahun itu menambahkan, dia akan berusaha terus memperbaiki penampilannya agar terpilih menjadi dua pembalap yang akan diberangkatkan ke Suzuka Racing School (SRS) di Jepang, 22-25 Agustus nanti.

Sementara itu, di Sentul, Dani tak hanya memberikan pelajaran singkat kepada para peserta HRS. Dia juga melayani permintaan foto bersama dari sejumlah klub motor yang diundang PT Astra Honda Motor selaku penyelenggara acara. (leo)
 
 
 
 
 
Gema Ramadhan
Salurkan Bantuan via Lembaga
BOGOR - Momen terakhir di bulan puasa tak disia-siakan Bank Jabar Banten (BJB) Syariah Kantor Cabang ...
Other
selanjutnya
 
Oase Ramadhan
Tingkatkan Kadar Keimanan
RAMADAN adalah bulan mulia bagi seluruh umat muslim di belahan dunia. Dan setiap individu memiliki k ...
Other
selanjutnya
 
  • maaf situs masih dalam pengembangan
  • Maaf situs masih dalam pengembangan
 
 

Home Berita Utama Bogor Metropolis Bogor Raya Ekbis Pendidikan Olah Raga Serse Rubrik Mingguan